Pengertian Puisi
Puisi adalah bentuk karya
sastra yang terikat oleh rima,ritme ataupun jumlah baris dalam bait,serta
ditandai oleh bahasa yang padat.
Jenis-Jenis
Puisi Berdasarkan Bentuk dan Isinya antara lain :
- Ode : Puisi yang berisi pujian terhadap seseorang yang memiliki jasa ataupun sikap kepahlawanan.
- Himne : Puisi yang berisi pujian terhadap tuhan maupun ungkapan rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air.
- Elegi : Puisi ratapan yang mengungkapkan rasa pedih dan kedukaan seseorang.
- Romance : Puisi yang berisi luapan rasa cinta seseorang terhadap sang kekasih.
- Puisi Didaktik : Puisi yang mengandung nilai-nilai kependidikan yang umumnya ditampilkan secara eksplisit.
- Puisi Satirik : Puisi yang mengandung sindiran atau kritik tentang kepincangan atau ketidakberesan kehidupan suatu kelompok maupun suatu masyarakat.
- Puisi Dramatik : Puisi yang objektif,menggambarkan perilaku seseorang, baik lewat dialog maupun monolog sehingga mengandung suatu gambaran kisah tertentu.
- Puisi Lirik :Puisi yang berisi luapan batin individual penyairnya dengan segala macam endapan pengalaman,sikap maupun suasana batin yang melingkupinya.
- Puisi Naratif : Puisi yang mengandung suatu cerita menjadi pelaku, perwatakan, setting, maupun rangkaian peristiwa tertentu yang menjalin suatu cerita.
- Puisi Efik : Puisi yang didalamnya mengandung cerita kepahlawanan, baik kepahlawanan yang berhubungan dengan legenda, kepercayaan maupun sejarah
Dalam pelajaran kelas VI, siswa di suruh membuat puisi sesuai dengan imajinasi dan kreatifitas dari masing-masing siswa. Tidak semua puisi karya siswa kelas VI di muat dalam blog ini, hanya beberapa saja. berikut ini beberapa puisi karya siswa kelas VI SD Muhammadiyah Pekuncen Tahun Pelajaran 2014/2015.
SAHABAT
SEJATIKU
( Karya :
Mirza Adifan )
Aku sedih, kau menghibur
Aku kecewa, kau membuatku senang
Dan bila ku tak bisa
Kau pun mengajari
Sahabat….
Kau bagai malaikat bagiku
Kau bagaikan bidadari untukku
Semua kebajikan ada padamu
Sahabat…..
Satu pintaku untuk mu
Yaitu janji slalu erat
Tak pernah terpisah
Seumur hidup kita
BUMIKU PANAS
SEKALI
( Karya :
Widya Halimatus Sya’diyah )
Hari demi hari
Kurasakan cuaca panas sekali
Seolah matahari semakin mendekati bumi
Atmosfer bumi semakin terkoyak
Sinar matahari langsung membakar bumi
Bumiku panas sekali
ROSULULLOH
( Karya :
Devina Preity Nazar Auli )
Rosululloh…
Engkau pelita hatiku
Engkau penerang cahaya di kehidupanku
Engkau penunjuk jalan yang lurus kepada umatnya
Rosululloh…
Hatimu sungguh mulia
Wajahmu memancarkan cahaya yang
terang
Seperti cahaya lampu
Rosululloh…
Akhlaqmu tiada yang tercela
Kamilah umatmu
Yang sangat mencintaimu
BIDADARI
TANPA SAYAP
( Karya :
Agung Setyabudi )
Kelembutan hatinya membuatku terpana…
Melihat keindahan rembulan
Sama seperti melihat keindahan wajahnya
Sungguh kuat dia menghadapi ini semua
Menghadapi keadaannya begitu nyata
Merasakan penderitaannya sendirian
Dan mengukir di atas mimpi
Walau dia hanya Bidadari tanpa sayap
Tapi kelembutan hatinyalah
Yang membuatku
Berada di atas awan
Dirimu yang satu
SOSOK
SAHABAT
( Karya :
Refia Nada Fitri )
Sahabat….
Kau adalah orang terdekatku
Kau yang menemaniku setiap hari
Walaupun kadang kita berpisah
Namun hati kita tetap bersama
Jika aku sedih atau senang
Kau slalu ada buatku
Dan banyak kenangan kita
Yang takkan ku lupakan
Sahabat….
Kau tempat ku berteduh
Untuk membagi cerita
Antara aku dan kamu
Oh….terima kasih Sahabat….
JENUH
SEKUJUR TUBUH
( Karya :
Febby Nur Khasanah )
Melawan hati saja jenuh sekujur tubuh
Manalah mungkin raut hilang dalam ingatan
Jika rindu membicarakan kita
Jiwa kita entahlah melayang
Kenapa bumi berbeda
Aku dan dirimu masih ada di tanah
Awan itu labuhkan rasa yang tidak
enak
Bersama angin
Merasakan getir sentuhan jiwa
Kau hidup di dalam hatimu
Tumbuh begitu saja mengakar sanubari
Puncak pun mekar
Jika tidak disiram akan gelisah
SAHABAT
SEJATIKU
( Karya :
Atikah Dwi Prestisia )
Sahabat….
Kau selalu ada buatku
Disaat ku membutuhkanmu
Maupun disaat ku tak membutuhkanmu
Dalam waktumu yang sibuk
Kau tetap hadir dihidupku
Kau selalu menggembirakanku
Disaat sedih….
Kau selalu menghapus
Air mataku dengan tanganmu
Kau juga selalu menghiburku
Disaat ku kesepian
Kau selalu menemaniku
Sahabat….
Kau selalu mendukungku
Juga kau berjanji padaku
Untuk menjadi sahabat selamanya
Walaupun kita kan terpisah
IBU
( Karya :
Luhjana Qonitatul Hayah )
Oh ibu…
Kau ibu dari segala ibu
Pengorbananmu tak terbalaskan
Kasih sayangmu tak tergantikkan
Kau bagaikan malaikat turun dari
surga
Penunjuk jalanku
Kau pelita hatiku
Memberi cahaya disetiap langkahku
Kau merawatku dari kecil
Hingga saat ini
Dengan kasih sayangmu
Terima kasih ibu
PEMANDANGAN
YANG SANGAT NDAH
( Karya :
Laura Salsabila )
Pagi yang begitu indah
Langit biru begitu cerah
Udara yang sangat indah ini
Indahnya pemandangan di pagi hari
Padi yang sedang menguning
Gembala kecil membunyikan seruling
Kerbau yang sedang membajak sawah
Memanen padi yang melimpah ruah
Sungai yang sangat jernih ini
Segarnya udara di pagi ini
Orang yang sedang mencangkul sawah
Sinar matahari yang sangat cerah
SAJAK
SAHABAT
( karya :
Wahyu Ade Setianingrum )
Di tempat ini
Kita datang bersama
Menjalankan kewajiban kita
Bertemu denganmu, bertegur sapa
Dengan malu-malu
Kita duduk diatas bangku kayu
Belajar bersama, menuntut ilmu
A I U E O ….
Menghitung, membaca, menulis
Satu persatu kita pelajari
Merangkai kata demi kata
Menjdi makna dan irama
Ingatkah….
Kedatanganku tak membawa apa-apa
Hanya lembaran buku kosong
Tanpa goresan…
Dan di sini
Kita menggoresnya bersama
Hitam di atas putih
Kini lembaran tak bersih lagi
Aku tak bisa ….
Dan kita pelajari bersama
Aku mengeluh ….
Dan kamu beri aku semangat
Aku menangis ….
Dan kamu yang kuatkakn aku
Dengan canda, dengan tawa
Kita saling menguatkan
Dan yakinlah
Kau sahabatku selamanya….
Terima kasih sudah berkunjung di blog kelas VI SD Muhammadiyah Pekuncen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar